Thursday, October 01, 2009

Pribadi yang Spesial

Sate pagi ini saya mendapatkan tema pribadi yang spesial. Nah teman-taman pasti punya sesuatu dalam diri kalian yang sangat kalian banggakan, contohnya aja wajah kalian, keahlian kalian, dan kepintaran. Tapi terkadang ada orang yang menganggap bahwa dirinya pribadi yang buruk, gak punya skill apa-apa, tampang biasa aja, otak juga pas-pasan. But, do you know guys? Seberapa buruknya kita di mata kita atau di mata orang lain, Tuhan melihat kita adalah sosok pribadi yang spesial. Loh? kenapa? Ya iyalah, karena Tuhan itu yang menciptakan kita dengan tanganNya sendiri, bukan dengan bantuan orang lain atau bahkan bantuan mesin (hehe..^^). Jadi otomatis bentuk dan rupa kita itu pasti segambar dengan Dia, kalau gak percaya baca deh kejadian.
Jadi sebenarnya gak ada seorangpun di dunia ini yang gak spesial di mata Tuhan, semuanya pasti spesial dan unik. So, mulai sekarang jangan lagi deh bilang kalo kita ini gak punya apa-apa yang bisa diandalin, gak punya kemampuan yang lebih. Kalau kita ngomong seperti itu, berarti kita menghina ciptaan Tuhan dong?:)
Yuk rubah pola pikir kita terhadap diri kita, kita ini diciptakan spesial dan sempurna oleh Tuhan, pasti ada tujuan spesial juga dalam diri kita. Gbu :)

Setia pada perkara kecil

Mungkin sebagian dari kita berpikir bahwa, akan lebih bagus jika kita mengerjakan sesuatu yang besar. Apalagi jika perbuatan kita itu mendapat pujian dari orang lain, pasti hati kita akan merasa berbunga-bunga (hehe...^^). Nah, pernah gak kita belajar untuk melakukan hal dari yang kecil dulu?
Memang sih terkadang melakukan hal yang kecil itu tidak menyenangkan, apalagi kalau kita hanya mengerjakannya sendiri. Pasti akan terasa membosankan. Betul gak?
Tapi sebenarnya Tuhan mau kita seperti itu loh, di alkitab aja udah tertulis; jika kita setia pada perkara kecil maka Tuhan akan memberikan perkara yang besar untuk kita. So, mulai hari ini yuk belajar untuk setia dulu pada perkara yang kecil. Gak perlu khawatir kalau kita gak bisa mengerjakan sesuatu yang besar, karena hanya dengan setia pada perkara kecil maka Tuhan sendiri yang akan memberikan kita perkara yang besar.
Lakukanlah semuanya untuk kemuliaan Tuhan, bukan untuk dunia. Gbu :)

Wednesday, September 30, 2009

Cahaya Dalam Kegelapan

Kemarin di daerah rumah saya listriknya padam, jadi suasana di jalan menjadi sangat gelap. Begitu juga di dalam rumah saya. Tadinya saya sedang menonton televisi bersama keluarga saya, dan tiba-tiba saya sedikit kaget karena listrik padam. Sejenak saya tidak dapat melihat apapun karena tidak ada cahaya sama sekali. Kemudian papa saya mengambil lilin dan menyalakannya, dan dalam sekejap lilin itupun menerangi seisi ruangan. Dari kejadian itu saya sempat berpikir, bagaimana jika saya berada di dalam kegelepan itu dalam waktu yang cukup lama bahkan untuk selama-lamanya. Lalu saya teringat tentang pangilan Tuhan atas kita, yaitu untuk menjadi terang dunia. Sama seperti lilin tadi yang menerangi seisi ruangan yang diselimuti oleh kegelapan. Tuhan meminta kita untuk bisa menjadi teladan bagi orang-orang disekitar kita, entah melalui perkataan kita maupun melalui tingkah laku kita.
Hari ini mari kita belajar untuk bisa menjadi terang bagi orang yang sedang 'tersesat', sebagai terang kita harus dapat memberikan cahaya bagi mereka yang tidak tahu kemana harus melangkah. Contohnya saja, ada teman kita yang sedang sedih karena mendapatkan nilai yang rendah dalam ujian. Kita sebagai terang harus bisa memberi dukungan kepada dia, bantu dia untuk memperbaiki nilainya. Mungkin menurut kita itu hal yang kecil, tapi dampaknya akan sangat besar. Mungkin setelah kita berikan dukungan dia akan merasa lebih baik dan ingin berusaha kembali. So, jadilah terang dimanapun kita berada. Supaya nama Tuhan kita juga dapat dipermuliakan. Gbu :)