Kemarin di daerah rumah saya listriknya padam, jadi suasana di jalan menjadi sangat gelap. Begitu juga di dalam rumah saya. Tadinya saya sedang menonton televisi bersama keluarga saya, dan tiba-tiba saya sedikit kaget karena listrik padam. Sejenak saya tidak dapat melihat apapun karena tidak ada cahaya sama sekali. Kemudian papa saya mengambil lilin dan menyalakannya, dan dalam sekejap lilin itupun menerangi seisi ruangan. Dari kejadian itu saya sempat berpikir, bagaimana jika saya berada di dalam kegelepan itu dalam waktu yang cukup lama bahkan untuk selama-lamanya. Lalu saya teringat tentang pangilan Tuhan atas kita, yaitu untuk menjadi terang dunia. Sama seperti lilin tadi yang menerangi seisi ruangan yang diselimuti oleh kegelapan. Tuhan meminta kita untuk bisa menjadi teladan bagi orang-orang disekitar kita, entah melalui perkataan kita maupun melalui tingkah laku kita.
Hari ini mari kita belajar untuk bisa menjadi terang bagi orang yang sedang 'tersesat', sebagai terang kita harus dapat memberikan cahaya bagi mereka yang tidak tahu kemana harus melangkah. Contohnya saja, ada teman kita yang sedang sedih karena mendapatkan nilai yang rendah dalam ujian. Kita sebagai terang harus bisa memberi dukungan kepada dia, bantu dia untuk memperbaiki nilainya. Mungkin menurut kita itu hal yang kecil, tapi dampaknya akan sangat besar. Mungkin setelah kita berikan dukungan dia akan merasa lebih baik dan ingin berusaha kembali. So, jadilah terang dimanapun kita berada. Supaya nama Tuhan kita juga dapat dipermuliakan. Gbu :)